LAGU MY ANGLE OLEH WAHYU

Posted by : Wahyu M. Habibulloh
0 komentar
Jumat, 27 November 2015

Lagu yang berjudul My Angle ini adalah lagu baru yang mulai populer di daerah Jogja (DIY), khususnya pada kalangan remaja SMA.
Silahkan untuk menikmati
Read More....

Rabu, 25 November 2015

Read More....

Bintang

Posted by : brilianeranaomi
0 komentar

Bintang

Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata). (kata Wikipedia)

Mengapa bintang bisa berumur miliaran tahun ?

Proses penting yang menyuplai energi untuk kehidupan bintang (termasuk Matahari) adalah reaksi nuklir yang menggabungkan inti-inti atom ringan (hidrogen misalnya) menjadi inti-inti atom yang lebih berat. Dapur tempat “memasak” inti berat dari inti ringan ini berada di bagian dalam bintang.

Reaksi yang paling sederhana dan fundamental di dalam bintang adalah rangkaian reaksi proton-proton. Dalam rangkaian reaksi ini, pada prinsipnya adalah mengubah 4 inti hidrogen menjadi helium. Jika helium sudah tersedia cukup banyak di pusat bintang dan temperatur di sana lebih dari 14 juta Kelvin, inti helium akan bergabung dengan inti helium dan membentuk berilium.

Reaksi selanjutnya akan membentuk lithium, namun pada akhirnya yang dihasilkan adalah helium. Dengan kata lain, berilium dan litium menjadi katalisator saja, yang mengontrol laju reaksi nuklir di dalam bintang. Jika temperatur lebih tinggi lagi, mencapai 23 juta Kelvin atau lebih, berilium dapat bereaksi dengan proton dan membentuk boron. Namun, boron ini juga nantinya akan membentuk helium.

Untuk setiap inti helium yang dihasilkan, dilepaskan energi sebesar 4×10-12 joule. Energi sebesar ini bisa menyalakan lampu bohlam 40 watt selama 10-13 detik. Namun, Matahari kita mempunyai hidrogen yang cukup untuk menghasilkan 1056 helium. Dengan demikian, jika semua hidrogen di Matahari diubah menjadi helium, energi yang dilepaskan sebanyak 4×1044 joule.

Sementara itu, Matahari diamati memancarkan energi sebesar 4×1026 joule setiap detiknya. Jadi, rangkaian reaksi proton-proton ini akan bisa berlangsung di Matahari selama 30 milyar tahun. Namun, ini masih perhitungan kasar. Jika dihitung lebih teliti lagi, pembakaran hidrogen di Matahari melalui rangkaian reaksi proton-proton akan berlangsung selama 12 milyar tahun. Dari jangka waktu tersebut Matahari telah menempuh 4,5 milyar tahun. (kata National Geographic)
Read More....

Sabuk Gould

Sabuk Gould adalah sebuah cincin bintang parsial. Lebarnya sekitar 3000 tahun cahaya dari ujung ke ujung, bersudut sekitar 16 hingga 20 derajat mengambang di jagad raya. Sabuk Gould berisi banyak bintang dengan tipe spektral O- atau B-, dan juga berisi sebuah lengan spiral tempat Matahari berada—sekarang Matahari berada kira-kira 325 tahun cahaya dari tengah-tengah spiral. Sabuk ini diperkirakan berusia 30 hingga 50 juta tahun, dengan asal usul yang tidak diketahui. Sabuk ini dinamakan atas Benjamin Gould, yang menemukannya pada tahun 1879.

Sabuk Gould berisi banyak sekali bintang terang dalam beberapa rasi bintang, diantaranya (penyusunan dari yang paling barat hingga ke timur) Cepheus, Lacerta, Perseus, Orion, Canis Major, Puppis, Vela, Carina, Crux, Centaurus, Lupus, dan Scorpius (termasuk juga Asosiasi Scorpius-Centaurus). Galaksi Bimasakti juga melewati bagian tenggara dari Lupus. (Kata Wikipedia)

Teori terbaru mengenai timbulnya Sabuk Gould adalah diduga kira-kira 30 juta tahun lalu terjadi tabrakan antara gumpalan materi gelap bermassa kira-kira 107 massa matahari dengan sebuah awan molekul berbentuk ceper bermassa kira2 106 massa matahari.

Tumbukan ini mengubah wujud awan molekul menjadi seperti cincin dan mendorong penggumpalan-penggumpalan yang kemudian membentuk bintang-bintang yang kemudian, di hari ini, dapat kita nikmati di langit malam. Sudah banyak struktur-struktur yang menyerupai Sabuk Gould telah kita amati di galaksi-galaksi lain. (Kata National Geographi)
Read More....

Supernova

Posted by : brilianeranaomi
0 komentar

Supernova

Supernova adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak daripada nova. Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai ratusan juta kali cahaya semula bintang tersebut, beberapa minggu atau bulan sebelum suatu bintang mengalami supernova, bintang tersebut akan melepaskan energi yang setara dengan energi matahari yang dilepaskan matahari seumur hidupnya, ledakan ini meruntuhkan sebagian besar material bintang dengan kecepatan 30.000 km/s (10% kecepatan cahaya) dan melepaskan gelombang kejut yang mampu memusnahkan medium antarbintang. (Kata Wikipedia)

Supernova sangat cerah, sehingga membutuhkan waktu beberapa minggu atau kadang-kadang berbulan-bulan sampai kecerahannya memudar. Saat supernova meledak, mereka menembak miliaran atom di setiap arah sehingga menciptakan nebula warna-warni. Material yang terlempar dari bintang yang meledak memiliki kecepatan sangat tinggi, yaitu mencapai 30.000 km/detik.
Read More....

Vektor

Posted by : brilianeranaomi
0 komentar

Vektor

Vektor dalam matematika dan fisika adalah obyek geometri yang memiliki besar dan arah. Vektor jika digambar dilambangkan dengan tanda panah (→). Besar vektor proporsional dengan panjang panah dan arahnya bertepatan dengan arah panah. Vektor dapat melambangkan perpindahan dari titik A ke B.



Contoh:

Diberikan dua buah vektor gaya yang sama besar masing-masing vektor besarnya adalah 10 Newton





Jika sudut yang terbentuk antara kedua vektor adalah 60°, maka besar (nilai) resultan kedua vektor adalah

Dengan F1 = 10 N, F2 = 10 N, α adalah sudut antara kedua vektor (α = 60°). dan R adalah besar resultan kedua vektor.

Sehingga:

Read More....

Elektrolisis Air

Posted by : brilianeranaomi
0 komentar
Selasa, 24 November 2015

Elektrolisis air

Elektrolisis air adalah peristiwa penguraian senyawa air (H2O) menjadi oksigen (O2) dan hidrogen gas (H2) dengan menggunakan arus listrik yang melalui air tersebut. Pada katode, dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron, tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidrokida (OH-). Sementara itu pada anode, dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen (O2), melepaskan 4 ion H+ serta mengalirkan elektron ke katode. Ion H+ dan OH- mengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air. Reaksi keseluruhan yang setara dari elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut.

Read More....

Copyright © 2016 Just sharing | Another Theme | Designed by Erranaomi